
LACAK.NEWS, MALANG – Seorang guru menurut filosofi jawa, sering diartikan sebagai akronim dari diguguh lan ditiru, yang artinya perkataannya dipercaya dan perbuatannya patut dicontoh oleh masyarakat. Namun kelakuan oknum salah satu guru pendidik di Madrasah Tsanawiyah ini tidak patut dijadikan contoh.
Dari Informasi yang diterima menyebutkan adanya seorang oknum guru perempuan berinisial RT, yang mengajar di Madrasah Tsanawiyah Syfa yang berada di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, terlihat keluar dari sebuah hotel bersama seorang pria yang bukan suaminya pada Kamis, 10 September 2026, sekitar pukul 13.00 WIB.
Seorang warga yang mengaku mengetahui kejadian tersebut menyampaikan bahwa RT terlihat keluar dari hotel bersama seorang pria yang mengenakan topi putih. Keduanya disebut menggunakan mobil Toyota Avanza berwarna putih dengan nomor polisi N 109**.
Kemudian bergerak menuju wilayah Dusun Penjalinan. Setibanya di lokasi, RT disebut turun dari mobil dan mengambil sepeda motor Honda Beat berwarna merah dengan nomor polisi N 642** IV yang sebelumnya diduga dititipkan di lokasi tersebut.

Setelah itu, RT disebut melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor menuju kediamannya di wilayah Sepanjang. Sementara pria yang sebelumnya bersamanya menggunakan mobil Avanza tersebut melanjutkan perjalanan ke arah Kota Malang melalui sejumlah wilayah, di antaranya Sukonolo, Curungrejo, Delpoyak, hingga Gondang Legi.
Meski demikian, keberadaan dua orang berbeda jenis kelamin di sebuah hotel tidak dengan sendirinya membuktikan adanya perselingkuhan atau pelanggaran tertentu. Identitas, hubungan kedua pihak, tujuan pertemuan, serta kronologi sebenarnya masih belum terklarifikasi baik oleh yang bersangkutan maupun kepala sekolah MTS Syfa.
Hingga berita ini disusun, RT belum memberikan klarifikasi saat di konfirmasi awak media melalui no WhatsApp nya, serta kepala sekolah MTS tempat RT mengajar belum memberikan tanggapan apapun.
Media tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan memberikan ruang hak jawab kepada seluruh pihak yang disebutkan. (HR)
Tidak ada komentar