TRENDING
Sabtu, 27 Jun 2026

Kiki Jupe, Dari Guru TPQ Menjadi Pengusaha Kuliner Sukses di Bangil

2 menit membaca View : 36
Redaktur
Uncategorized - 22 Jun 2026

PASURUAN, LACAK.NEWS – Kerja keras dan kemampuan memanfaatkan perkembangan teknologi menjadi kunci utama dalam meraih kesuksesan. Hal ini dibuktikan oleh Mariatul Qiptiyah, atau yang akrab disapa Kiki Jupe wanita kelahiran Pasuruan 1993, seorang pengusaha asal Pasuruan yang kini meraup omzet hingga ratusan juta rupiah setiap bulan berkat bisnis kulinernya yang dipasarkan melalui media sosial.

Sebelum meraih kesuksesan di dunia kuliner, Kiki Jupe menjalani kehidupan yang penuh tantangan. Ia pernah mengabdikan diri sebagai guru Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) dan merintis usaha sampingan dengan menjual mukena serta alat kecantikan secara berkeliling dari rumah ke rumah.

Pada Oktober 2014, ia mulai memberanikan diri membuka usaha kuliner di depan rumahnya. Kiki mulai memanfaatkan platform TikTok dan Instagram untuk mempromosikan produknya secara aktif.

Berkat konsistensinya dalam mengunggah kegiatan usaha sehari-hari, konten-kontennya kerap masuk ke halaman utama (FYP), yang kemudian membuatnya semakin dikenal luas oleh masyarakat.

Kiki Jupe kini dikenal luas lewat produk unggulannya, yaitu Raja Pentol. Gerainya yang berlokasi di Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, selalu ramai dikunjungi pelanggan setiap harinya. Selain Raja Pentol, ia menawarkan berbagai pilihan menu lezat dengan harga terjangkau, di antaranya:

Menu Ayam: Chicken Fire, Chicken Karage, Ayam Geprek, Chicken Stick.
Menu Camilan & Bakaran: Tahu Bakso, Jagung Goreng, Ketan Malay, Pentol Bakar Jumbo, Pentol Bakar Mini, aneka menu bakaran.
Menu Pedas & Lainnya: Oseng Sosis, Mie Jebew, Pentol Jebew, Dakbal, Fishmie, Rujak Buah Manis, Nubi, dan Bakmie.

Kiki Jupe dikenal sebagai sosok yang pantang menyerah. Kegigihannya dalam mengembangkan bisnis tidak hanya membawa keuntungan pribadi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Saat ini, usahanya telah berhasil memberdayakan kurang lebih dari 100 orang karyawan.

Bisnisnya kini telah berkembang pesat, tidak hanya beroperasi di kawasan Bangil, tetapi juga telah merambah ke berbagai kota besar di wilayah Kabupaten Pasuruan.
“Dulu saya sering merepotkan orang tua. Dengan kondisi saya sekarang, saatnya membahagiakan orang tua dan orang-orang di sekitar,” ungkap Kiki dalam keterangannya, Senin (22/06/2026). (Ty)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *